RajaKomen
Dosen Digital Sebut Pemilu 2024 Hadirkan Perang Opini di Media Sosial

Dosen Digital Sebut Pemilu 2024 Hadirkan Perang Opini di Media Sosial

18 Jan 2024
846x
Ditulis oleh : Admin

Dosen digital marketing Universitas Ma’soem Dr. Tonton Taufik Rachman menilai Pemilu 2024 kali ini kerap menghadirkan perang di media sosial. Adapun hal ini tentunya tak lepas dari tren masyarakat yang kini lebih suka mendapatkan berita di media sosial dari unggahan netizen.

Di era serba digital seperti sekarang, media sosial telah menjadi salah satu alat yang paling berpengaruh dalam menyebarkan opini dan mempengaruhi pemilih. Platform seperti YouTube, TikTok, Instagram, Facebook, dan Twitter telah menjadi medan pertempuran yang sengit dalam perang di media sosial, terutama dalam konteks Pemilu 2024.

Dr. Tonton pun membeberkan pengaruh masing-masing platform media sosial terhadap pemilih baru serta dampaknya pada proses politik di Indonesia.
Pengaruh Media Sosial dalam Mempengaruhi Opini Publik

Dr. Tonton menjelaskan Indonesia merupakan salah satu pasar terbesar bagi platform media sosial. Saat ini, YouTube memiliki lebih dari 100 juta pengguna aktif bulanan di Indonesia, sementara TikTok juga mengalami lonjakan popularitas dengan lebih dari 200 juta pengguna.

Di sisi lain, Instagram juga memiliki basis pengguna yang besar dengan lebih dari 85 juta pengguna. Sementara Facebook dan Twitter masing-masing memiliki sekitar 130 juta dan 35 juta pengguna di Indonesia.

“Angka-angka ini menunjukkan betapa besar pengaruh sosial media dalam menyebarkan informasi dan mempengaruhi opini publik di Indonesia,” ujar Dr. Tonton dalam keterangannya, Senin (15/1/2024).

Pengaruh Opini di Media Sosial Terhadap Pemilih Baru

Perang argumen di media sosial dapat memiliki dampak yang signifikan terutama terhadap pemilih baru. Pengguna media sosial yang terhubung dengan topik politik cenderung terpapar pada berbagai opini dan narasi yang diperkuat melalui konten multimedia.

Dr. Tonton mengungkapkan YouTube dengan konten video panjangnya mampu menjadi wadah bagi para pembuat konten untuk menyebarkan pandangan politik mereka. TikTok, dengan format video pendeknya, menjadi wadah yang cepat dalam menyebarkan opini politik bersifat viral. Instagram, Facebook, dan Twitter juga turut memainkan peran penting dalam menyebarkan pesan politik baik melalui foto, status, maupun tautan berita.

“Pemilih baru, terutama generasi milenial dan Z, cenderung lebih terbuka terhadap informasi yang mereka terima dari sosial media. Mereka mungkin belum memiliki loyalitas politik yang kuat dan lebih mudah terpengaruh oleh konten-konten yang mereka konsumsi di media sosial. Oleh karena itu, pengaruh sosial media terhadap pemilih baru menjadi sangat signifikan dalam proses politik, terutama dalam Pemilu 2024,” ungkapnya.

Terkait perang di media sosial, Dr. Tonton menjelaskan penting bagi masyarakat untuk menyadari besarnya pengaruh media sosial terhadap pemilih baru di Indonesia. Pasalnya, platform digital, seperti YouTube, TikTok, Instagram, Facebook, dan Twitter berperan sangat signifikan dalam membentuk opini publik dan mempengaruhi perilaku pemilih.

Menurutnya, Pemilu 2024 akan menjadi ajang di mana peran media sosial dalam proses politik semakin terlihat. Oleh sebab itu, para pelaku politik, khususnya calon-calon pemilu, perlu memahami pentingnya strategi kampanye di media sosial guna meraih dukungan dari pemilih baru.

Dr. Tonton pun menegaskan perang di media sosial bukan hanya sekedar ajang pertarungan narasi dan opini politik, tetapi juga menjadi medan untuk mendapatkan dukungan dari pemilih baru yang semakin terhubung dengan dunia digital.

Seiring berkembangnya teknologi dan digitalisasi, media sosial telah menjadi kekuatan yang tak terelakkan dalam politik modern. Bahkan, pengaruh media sosial terhadap pemilih baru akan terus berkembang pesat di masa yang akan datang.

“Peran dan pengaruh sosial media bagi pemilih baru di Indonesia mencerminkan betapa pentingnya strategi kampanye digital dalam konteks politik modern, khususnya menjelang Pemilu 2024. Para pelaku politik dan partai politik perlu memahami perang di sosial media sebagai medan untuk meraih dukungan dari pemilih baru yang semakin terhubung dengan dunia digital,” pungkasnya.

(Content Promotion/Dr. Tonton)

Berita Terkait
Baca Juga:
Google

Wajib Tahu 3 Prediksi Soal Tryout TNI Pengetahuan Umum Paling Update

Tips      

6 Mei 2025 | 131


Menghadapi ujian Tryout TNI, terutama di bidang Pengetahuan Umum, merupakan tantangan tersendiri bagi calon peserta. Untuk memberikan gambaran yang lebih jelas mengenai apa yang mungkin ...

olahraga rugby

Mengenal Rugby Olahraga Bagi Laki Laki Sejati

Sport      

17 Okt 2022 | 810


Rugby adalah permainan sepak bola yang dimainkan antara dua tim yang terdiri dari 15 atau 13 pemain dan menggunakan bola oval. Sepak bola yang dimainkan di Sekolah Rugby di Inggris adalah ...

Bisnis Fashion Online dan Pentingnya Live Shopping dalam Meningkatkan Penjualan

Bisnis Fashion Online dan Pentingnya Live Shopping dalam Meningkatkan Penjualan

Fashion      

10 Apr 2025 | 162


Dalam era digital yang semakin pesat, bisnis fashion online telah menjadi salah satu sektor yang paling dinamis dan berkembang pesat. Kemudahan akses internet dan penetrasi smartphone yang ...

Begini Sakitnya Sakaratul Maut bagi Orang yang Hatinya Kotor

Begini Sakitnya Sakaratul Maut bagi Orang yang Hatinya Kotor

Tips      

16 Agu 2021 | 1504


Setiap amal perbuatan di dunia akan mempengaruhi kebersihan hati dan semua itu akan menjadi pertanggungjawaban manusia kelak. Adapun orang yang hatinya kotor akan ...

Mengenal Terong Asam si Buah Berwarna Kuning

Mengenal Terong Asam si Buah Berwarna Kuning Dengan banyak Manfaat

Kuliner      

29 Okt 2022 | 1018


Banyak orang tidak menyadari manfaat kesehatan terong asam, meskipun faktanya termasuk mencegah kanker dengan memperlambat proses penuaan dan menjaga kesehatan tubuh agar tidak sering ...

Produk Kecantikan Lokal yang Aman untuk Kulit Sensitif: Rekomendasi dari Para Ahli

Produk Kecantikan Lokal yang Aman untuk Kulit Sensitif: Rekomendasi dari Para Ahli

Tips      

25 Apr 2025 | 233


Trend kecantikan saat ini semakin menunjukkan kecenderungan masyarakat untuk beralih kepada produk kecantikan lokal. Produk kecantikan lokal tidak hanya memiliki berbagai keunggulan dari ...

Copyright ©2025 WarungInformasi.com - All rights reserved