

Buat kamu yang sedang mencari tahu bisnis digital cocok untuk anak IPA atau IPS, pertanyaan ini memang cukup sering muncul menjelang memilih jurusan kuliah. Apalagi Bisnis Digital terdengar seperti jurusan yang menggabungkan dua hal sekaligus, yaitu bisnis dan teknologi. Akhirnya, siswa dari jurusan IPA maupun IPS sama-sama bisa bertanya apakah latar belakang sekolah mereka sesuai untuk masuk ke bidang ini.
Jawabannya tidak sesederhana harus IPA atau harus IPS. Bisnis Digital memiliki pembahasan yang cukup luas sehingga minat, kemampuan dasar, dan ketertarikan terhadap bisnis serta teknologi juga layak dipertimbangkan.
Bisa. Latar belakang IPA tidak otomatis membuat seseorang harus memilih jurusan yang berhubungan dengan sains atau kesehatan. Setelah lulus SMA, pilihan jurusan kuliah sebenarnya cukup beragam selama memenuhi persyaratan masuk dari perguruan tinggi yang dituju.
Bagi siswa IPA, Bisnis Digital bisa menjadi pilihan menarik karena ada unsur teknologi di dalamnya. Siswa yang terbiasa dengan pelajaran yang membutuhkan logika dan pemecahan masalah mungkin merasa tertarik ketika berhadapan dengan pembahasan mengenai perkembangan teknologi dan penerapannya dalam dunia bisnis.
Namun, bukan berarti anak IPA hanya perlu mengandalkan kemampuan logika. Dunia Bisnis Digital juga berkaitan dengan komunikasi, konsumen, pemasaran, kreativitas, dan pemahaman mengenai bisnis.
Jadi, kalau kamu dari IPA dan mulai tertarik dengan dunia bisnis, tidak perlu menganggap pilihan tersebut sebagai sesuatu yang aneh.
Kalau kamu berasal dari IPS, Bisnis Digital juga bisa terasa cukup dekat dengan materi yang pernah dipelajari di sekolah. Dunia bisnis, ekonomi, perilaku masyarakat, dan berbagai persoalan sosial memiliki hubungan dengan bagaimana sebuah bisnis berjalan.
Siswa IPS mungkin sudah memiliki ketertarikan terhadap pertanyaan seperti bagaimana perusahaan mendapatkan pelanggan, mengapa seseorang memilih produk tertentu, atau bagaimana kondisi masyarakat dapat memengaruhi kegiatan ekonomi.
Ketika masuk ke Bisnis Digital, pembahasan tersebut kemudian bertemu dengan perkembangan teknologi.
Contohnya, perilaku konsumen sekarang banyak berubah karena kehadiran marketplace dan media sosial. Orang bisa menemukan produk melalui konten digital, membaca ulasan dari pengguna lain, lalu melakukan pembelian tanpa datang langsung ke toko.
Perubahan seperti ini bisa dilihat dari sisi bisnis sekaligus teknologi.
Hal yang perlu dipahami adalah Bisnis Digital bukan jurusan yang hanya berisi teknologi. Di dalamnya ada pembahasan mengenai bagaimana bisnis beradaptasi dengan perubahan digital.
Teknologi menjadi bagian penting karena cara perusahaan beroperasi terus mengalami perubahan. Namun, pemahaman bisnis tetap dibutuhkan agar teknologi yang digunakan memiliki tujuan yang jelas.
Misalnya, sebuah bisnis ingin menggunakan media digital untuk menjangkau konsumen. Tidak cukup hanya mengetahui cara menggunakan platform. Bisnis tersebut juga perlu memahami siapa target konsumennya, pesan apa yang ingin disampaikan, serta bagaimana aktivitas tersebut mendukung tujuan bisnis.
Dari sini terlihat bahwa kemampuan memahami bisnis dan teknologi bisa saling melengkapi.
Salah satu kekhawatiran yang kadang muncul dari calon mahasiswa adalah anggapan bahwa masuk Bisnis Digital berarti harus sudah bisa coding.
Padahal, calon mahasiswa tidak harus menjadi ahli pemrograman sejak sebelum kuliah. Setiap bidang memiliki keterampilan yang bisa dipelajari secara bertahap.
Bisnis Digital lebih dekat dengan pemanfaatan teknologi dalam konteks bisnis. Jadi, rasa ingin tahu mengenai bagaimana teknologi mengubah cara bisnis bekerja justru menjadi hal yang penting.
Kalau kamu belum pernah membuat website, belum memahami istilah teknologi, atau belum terbiasa dengan berbagai perangkat digital, hal tersebut bukan berarti kamu otomatis tidak cocok.
Kuliah menjadi tempat untuk belajar dari dasar sesuai dengan materi yang diberikan oleh program studi.
Siswa IPA mungkin terbiasa dengan proses berpikir yang sistematis. Kebiasaan tersebut bisa berguna ketika menghadapi berbagai persoalan yang membutuhkan analisis.
Dalam dunia bisnis, kemampuan menganalisis masalah dapat membantu ketika seseorang perlu memahami kondisi pasar, melihat perilaku konsumen, atau mempertimbangkan berbagai pilihan sebelum mengambil keputusan.
Namun, kemampuan tersebut tetap perlu dilengkapi dengan keterampilan lain. Dunia bisnis juga membutuhkan komunikasi, kreativitas, kerja sama, dan kemampuan memahami orang lain.
Karena itu, anak IPA yang memilih Bisnis Digital tidak perlu merasa harus meninggalkan kemampuan yang sudah dimiliki. Justru kemampuan tersebut bisa menjadi salah satu bekal untuk mengembangkan keterampilan baru.
Begitu juga dengan siswa IPS. Kalau kamu terbiasa dengan pembahasan sosial dan ekonomi tetapi merasa belum terlalu dekat dengan teknologi, bukan berarti Bisnis Digital harus langsung dicoret dari daftar pilihan.
Teknologi bisa dipelajari secara bertahap.
Yang penting adalah memiliki kemauan untuk mengenal hal-hal baru. Apalagi perkembangan digital sangat cepat. Bahkan orang yang sudah terbiasa menggunakan teknologi pun tetap perlu belajar ketika muncul platform, perangkat, atau tren baru.
Jadi, latar belakang IPS bukan penghalang untuk belajar mengenai teknologi dalam konteks bisnis.
Daripada terlalu fokus memikirkan apakah kamu anak IPA atau IPS, lebih baik mulai melihat kemampuan apa yang ingin dikembangkan.
Beberapa hal yang bisa mulai diperhatikan antara lain:
ketertarikan terhadap dunia bisnis
rasa penasaran terhadap perkembangan teknologi
kemampuan berkomunikasi
kemauan belajar hal baru
kemampuan bekerja sama
kreativitas dalam mencari solusi
ketertarikan terhadap perilaku konsumen
kemampuan berpikir kritis dan analitis
Tidak harus langsung menguasai semuanya. Justru beberapa kemampuan tersebut bisa berkembang selama proses pendidikan.
Latar belakang IPA atau IPS memang bisa menjadi salah satu hal yang dipertimbangkan, tetapi sebaiknya jangan dijadikan satu-satunya dasar memilih jurusan.
Coba tanyakan kepada diri sendiri, bidang apa yang membuat kamu penasaran?
Kalau kamu dari IPA tetapi tertarik dengan bisnis, pemasaran, dan teknologi, tidak ada salahnya mengeksplorasi Bisnis Digital. Begitu juga kalau kamu dari IPS tetapi mulai tertarik dengan perkembangan teknologi dan bisnis berbasis digital.
Pilihan kuliah sebaiknya juga mempertimbangkan rencana belajar, minat, kemampuan, serta informasi mengenai program studi yang ingin dituju.
Setelah menemukan jurusan yang menarik, langkah berikutnya adalah mencari informasi dari kampus yang menyediakan program tersebut. Jangan hanya melihat nama jurusannya, tetapi perhatikan juga gambaran pembelajaran dan bidang yang akan dipelajari.
Ma’soem University merupakan salah satu perguruan tinggi yang memiliki Program Studi Bisnis Digital. Informasi mengenai program studi bisa menjadi salah satu referensi bagi calon mahasiswa yang ingin mengetahui lebih jauh tentang bidang ini.
Dengan melihat informasi resmi, calon mahasiswa dapat mendapatkan gambaran yang lebih jelas sebelum membuat keputusan. Cara ini juga membantu menghindari anggapan bahwa Bisnis Digital hanya berkaitan dengan jualan online atau teknologi semata.
Tidak ada jawaban bahwa Bisnis Digital hanya cocok untuk salah satu kelompok. Anak IPA maupun IPS sama-sama bisa mengeksplorasi bidang ini, selama memiliki minat dan kesiapan untuk mempelajari perpaduan bisnis dengan teknologi.
Anak IPA mungkin membawa pengalaman belajar yang dekat dengan logika dan analisis. Sementara anak IPS bisa memiliki ketertarikan awal yang lebih dekat dengan bisnis, ekonomi, atau masyarakat. Namun, keduanya tetap perlu mengembangkan kemampuan baru ketika masuk ke dunia perkuliahan.
Pada akhirnya, yang lebih penting bukan label IPA atau IPS, tetapi apakah kamu tertarik dengan bidang yang akan dipelajari dan mau berkembang selama menjalani kuliah.
Kalau bisnis, teknologi, kreativitas, dan perkembangan dunia digital terdengar menarik buat kamu, Bisnis Digital bisa mulai dipertimbangkan sebagai salah satu pilihan jurusan. Selanjutnya, tinggal cari informasi program studi, lihat materi yang ditawarkan, dan sesuaikan dengan rencana pendidikanmu.
Mengenal Cara Kerja Tim Buzzer dalam Meningkatkan Engagement Brand
10 Apr 2025 | 348
Dalam era digital saat ini, peran media sosial dalam pemasaran semakin mengemuka. Salah satu strategi yang semakin populer dan efektif adalah penggunaan jasa buzzer. Tim buzzer dapat ...
Pelatihan Menjahit Sandal Hotel untuk Perempuan Berdaya
4 Sep 2025 | 257
Jakarta, 2 September 2025 — Rumah Sakinah Muhammadiyah (RSM), salah satu Amal Usaha Muhammadiyah di bidang sosial yang berfokus pada penanganan TPPO (Tindak Pidana Perdagangan Orang), ...
Peran Buzzer dalam Pilkada: Pengaruh Besar di Balik Layar Politik
11 Mei 2025 | 330
Dalam era digital saat ini, pemilihan kepala daerah (Pilkada) tidak hanya ditentukan oleh visi misi calon dan program kerja, tetapi juga oleh kekuatan suara di media sosial. Di balik layar ...
Biaya Pendidikan PKN STAN untuk Mahasiswa Baru: Apa Saja yang Harus Disiapkan?
25 Apr 2025 | 677
Memasuki dunia perkuliahan di Politeknik Keuangan Negara Stis (PKN STAN) merupakan impian bagi banyak calon mahasiswa, terutama mereka yang bercita-cita untuk berkarier di bidang keuangan ...
Strategi Link Building Efektif: Memanfaatkan RajaBacklink.com untuk SEO yang Lebih Optimal
24 Maret 2025 | 324
Dalam era digital saat ini, persaingan di dunia maya semakin ketat. Untuk dapat bersaing dan menjangkau audiens yang lebih luas, sebuah situs web perlu memanfaatkan Strategi Link Building ...
Persiapan Pernikahan Outdoor yang Berkesan dan Menyenangkan
3 Jul 2022 | 1022
Mungkin anda adalah salah satu pasangan yang sedang mencari gedung pernikahan untuk acara resepsi, atau anda memimpikan suasana pernikahan layaknya di negeri dongeng? Sekarang ini marak ...