

Aryanto Misel menggunakan bahan baku kulit singkong untuk membuat alat pemadam api ringan organik (APAR). Inovasi Pemadam Kebakaran Annaro mendapatkan namanya dari masyarakat Lemahabang, Kabupaten Cirebon. Kandungan kalium sitrat kulit singkong, menurut Aryanto, bisa dimanfaatkan untuk memadamkan api. Penyebab mendasar mengubah kulit singkong menjadi alat pemadam api. Ada dua model berbeda alat pemadam api buatan Aryanto dari kulit singkong.
Pada tabung jenis pertama, gas nitrogen yang dikombinasikan dengan kulit singkong ditekan hingga 11–12 Bar. Ada dua model berbeda alat pemadam api buatan Aryanto dari kulit singkong. Pada tabung jenis pertama, gas nitrogen yang dikombinasikan dengan kulit singkong ditekan hingga 11–12 Bar. Tipe kedua kemudian bulat, seperti bola. Metode penggunaan untuk setiap jenis alat pemadam kebakaran berbeda-beda. Jika sumber atau titik api hanya disiram dengan air dari tabung, maka. Putaran itu ditembakkan secara akurat ke titik tumbukan. Dia akan meledak saat terbakar, melepaskan bubuk yang akan memadamkan api. Kulit singkong digunakan untuk membuat tepung.
Manfaat Alat Pemadam Api Kulit Singkong
Dibandingkan dengan alat pemadam api gas halon, Aryanto mengatakan alat pemadam api kulit singkong buatannya memiliki beberapa keunggulan. Pertama, dilihat dari cara kerjanya, alat improvisasi ini bertujuan untuk memutus rangkaian proses pembakaran yang menimbulkan api. Dengan begitu, api akan lebih cepat padam. Sedangkan alat pemadam berbasis halon hanya berfungsi menghentikan aliran oksigen ke dalam api, memadamkannya.
Manfaat ketiga, menurut Aryanto, alat pemadam api buatan sendiri lebih sehat dan ramah lingkungan. Hal ini terkait erat dengan bahan organik kulit singkong yang digunakan untuk membuat alat tersebut. Halon adalah bahan kimia berbahaya, dan tujuannya adalah untuk memblokir oksigen sehingga api dapat padam. Jika saya memilikinya, ia memiliki kemampuan untuk menghentikan serangkaian reaksi pembakaran, dan bahan sisa dapat digunakan untuk tanaman sebagai pupuk.
Harga alat pemadam kebakaran
Diakui Aryanto, ratusan alat pemadam kebakaran kulit singkong miliknya sudah terjual. baik untuk alat pemadam api melingkar maupun yang bertipe tabung. Besar dan kecil secara kolektif telah menjual sekitar 4.000 tabung. Baik yang besar maupun kecil berjumlah 2.000. Jika bentuknya bulat, sudah terjual lebih dari 2.000 unit juga. Saat ini, Aryanto menjual APAR model tabung dengan berat 1 kg seharga Rp 150.000. Yang berbentuk bulat harganya Rp 225 ribu, sebaliknya.
Perusahaan PT Triputra Agro Persada, yang menggunakan penemuan ini, membeli produk ini. Aryanto sebelumnya pernah diundang ke perusahaan sawit dan karet nasional untuk mempresentasikan penemuannya. Bisnis ini belajar tentang penemuan Aryanto dari web. Saat itu, ia berhadapan dengan bisnis yang juga menjual cairan antiapi. Namun kreasinya lebih disukai karena lebih terjangkau. Dijual liter seharga Rp 10.000. 10 meter persegi dapat dilindungi dari yang terburuk dari api dengan setiap liter.
Dia menyingkirkan sekitar 7 ton cairan anti-api itu dalam setahun. Untuk mengembangkan kulit singkong, ia juga memberi beberapa tetangganya pekerjaan baru. Sampah yang dibuang dari daerah Cirebon akhirnya menghasilkan keuntungan. Ciptaannya juga dimanfaatkan untuk memadamkan api saat kebakaran rumah selain memadamkan api saat kebakaran hutan. Barang dagangan itu dikirim ke lokasi selain Cirebon, seperti Jakarta. Benda yang diolesi mampu menyerap satu sentimeter cairan anti api, yang mencegah api menyebar.
Bahan Pemadam Api
membuat cairan tahan api Kulit singkong yang dihaluskan digunakan untuk membuat larutan anti api. Kulit singkong mengandung kalium, yang dapat menstabilkan sejumlah zat, termasuk sitrat, yang memicu reaksi kimia yang memadamkan api. Dia hanya memperoleh pengetahuan melalui teks kimia dan fisika. Favoritnya adalah itu dan ia terus berusaha untuk melatihnya.
Dibeli perusahaan Jepang
Bahkan resep inovatifnya dibeli sekitar Rp 700 juta oleh sebuah perusahaan Jepang. Dia terpaksa menjual karyanya pada saat itu karena dia membutuhkan uang untuk membuat karya tambahan. Pada awal 2000-an, Aryanto tidak menegaskan bahwa penemuannya adalah yang pertama dan satu-satunya. Saat ini beliau telah menyerahkan karyanya untuk evaluasi di Pt. Sucofindo. Peneliti domestik Randall Hart juga menemukan kulit singkong dari alat pemadam kebakaran di catatan kompas. Bahkan, ia mendirikan perusahaan yang membuat cairan kimia penangkal api dan berbahan dasar kulit singkong. Penemuan sifat anti-api kulit singkong hanyalah salah satu dari sekitar 30 karya secara total.
Fasilitas yang Tersedia di STPN: Penunjang Pendidikan Profesional di Bidang Pertanahan
27 Apr 2025 | 186
Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional (STPN) merupakan lembaga pendidikan tinggi yang bermain peran penting dalam pengembangan profesional di bidang pertanahan. Dengan misi untuk mencetak ...
Tips Asyik Sukses Bareng Tryout BUMN Gratis dan Efektif
29 Apr 2025 | 195
Menghadapi seleksi BUMN (Badan Usaha Milik Negara) memang bukan hal yang mudah. Namun, dengan persiapan yang matang dan pemahaman yang baik, Anda bisa meningkatkan peluang sukses. Salah ...
24 Maret 2025 | 220
Dalam dunia digital saat ini, memiliki website yang muncul di halaman pertama pencarian Google adalah suatu keharusan. Banyak pemilik website yang mencari cara meningkatkan peringkat Google ...
AMIN Harus Menang Tebal di Banten, kalau Menang Tipis Berbahaya
28 Des 2023 | 659
Calon wakil presiden (cawapres) nomor urut satu Muhaimin Iskandar alias Cak Imin mengaku mendapat bocoran bahwa suara Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (AMIN) di Banten masih tipis. Cak ...
Mudah Dipahami! Inilah Syarat Pendaftaran CPNS untuk Pemula
19 Apr 2025 | 178
Pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) merupakan langkah awal bagi banyak orang untuk mewujudkan impian berkarier di instansi pemerintah. Namun, banyak pemula yang merasa bingung ...
Karang Nini, Pantai Eksotis Berselimut Legenda
2 Mei 2022 | 739
Selain Pantai Madasari, Pantai Karapyak, Pantai Batu Hiu, Pantai Batu Karas, dan Pantai Pangandaran, Kabupaten Pangandaran masih mempuyai sebuah pantai yang layak dikunjungi, yakni Pantai ...